Persiapan Dunia Yang Akan Datang.

Akibat manusia jatuh dalam dosa memang manusia tidak menjadi manusia yang rusak moralnya sama sekali, artinya tidak hidup dalam gelap sama sekali.

Manusia tidak berubah menjadi binatang. Manusia masih tetap bisa berbudi baik dan santun, tetapi manusia tidak memiliki pengenalan akan Allah dan tidak mampu melakukan kehendak Allah, artinya manusia tidak bisa memiliki kehidupan dalam terang secara ideal.

Manusia juga telah kehilangan damai sejahtera, sukacita jiwa yang tertopang oleh Roh Kudus. Manusia hidup dalam takut cemas, kuatir dan berbagai perasaan negatif lain. Tuhan Yesus datang ke dalam dunia memberi terang.

Firman Tuhan berkata bahwa dalam Dia ada hidup, dan hidup itu terang manusia (Yoh. 1:4-5). Apa maksudnya? Kalimat ini ternyata berhubungan dengan pernyataan Tuhan dalam Yoh 14:6 dan Yoh 10:10, bahwa Tuhan Yesus datang untuk memberi hidup supaya manusia hidup di dalam kelimpahan.

Kata hidup dalam teks-teks tersebut adalah Zoe. (ζοε) Kata zoe biasanya digunakan untuk menunjuk hidup yang bermutu tinggi. Inilah hidup orang-orang yang diperbaharui di dalam Tuhan.

Pembaharuan dalam Tuhan Yesus bukan hanya mengubah orang non Kristen menjadi Kristen. Juga tidak cukup mengubah orang yang tidak bermoral menjadi orang yang bermoral.

Dalam Yohanes 1:4-5 tertulis: Dalam Dia ada hidup, artinya ada hidup yang berkualitas tinggi. Oleh karenanya dikatakan bahwa Tuhan memberi hidup dalam kelimpahan. Kata kelimpahan dalam teks aslinya Perissos (περισσος) yang bisa diterjemahkan abundantly, tetapi juga dapat diterjemahkan very highly, sangat tinggi.

Hidup yang sangat tinggi artinya sangat berkualitas atau mutunya tinggi. Tuhan Yesus datang ke dalam dunia memberi terang berarti memberi kemampuan manusia melakukan kehendak Tuhan dan menikmati damai sejahtera-Nya.

Kedatangan Tuhan Yesus hendak mengajarkan kehidupan yang mutunya lebih baik sebagai persiapan untuk hidup di dunia yang akan datang. Gereja harus mengajarkan secara lengkap dan utuh, tidak menekankan yang lain.

Menjadi orang percaya adalah pembelajaran mengenakan hidup yang baru. Itulah sebabnya menjadi orang percaya berarti menjadi murid. Kepada orang-orang yang datang kepada Tuhan Yesus, Ia berkata: Belajarlah pada-Ku (Mat. 11:28-29).

Dengan demikian kalau dikatakan bahwa terang mengubahkan artinya bahwa kedatangan Tuhan mengajarkan hidup yang baru, sehingga orang yang menerima-Nya mengalami hidup dalam terang. Tuhan Yesus Memberkati Sola Gracia. שאלום شلام σηαλομ.
By the truth-media.com

IMG_2735.PNG

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s