Hidup Dalam Terang Yang Sesungguhnya.

Dalam Alkitab, orang yang hidup dalam pelanggaran hukum dikatakan sebagai orang yang hidup dalam gelap.

Hal ini hanya berlaku pada jaman Perjanjian Lama, dimana manusia masih hidup dibawah hukum. Tuhan Yesus menyatakan bahwa orang yang melakukan hukum berarti memiliki hidup yang kekal dan memiliki kualitas hidup yang baik (Mat. 19:16-19). Pada jaman itu belum ada anugerah keselamatan dengan fasilitasnya (penebusan, Roh Kudus, Injil dan penggarapan Allah melalui segala perkara).

Tanpa fasilitas keselamatan, manusia belum bisa dibawa kepada rancangan Allah semula. Walaupun umat Perjanjian Lama bisa melakukan hukum-hukum Tuhan dengan baik, tetapi kualitas hidup mereka belumlah ideal sesuai manusia yang dirancang semula oleh Allah. Jadi mereka tidak dituntut untuk menjadi sempurna seperti Bapa.

Umat Perjanjian Lama hanya dituntut untuk hidup sesuai dengan hukum dan peraturan agama. Di jaman Perjanjian Baru orang yang hidup sesuai dengan hukum belum tentu sudah berkategori hidup di dalam terang. Jadi sesungguhnya tokoh-tokoh Perjanjian Lama sehebat apapun mereka, mereka belum menemukan atau mengenakan kemuliaan Allah yang hilang (Rm. 3:23).

Dari sudut pandang Perjanjian Baru hanya orang yang mengerti atau mengenal kehendak Tuhan dan melakukannya berarti hidup dalam terang (2Kor. 4:6). Jadi kalau orang percaya tidak mengerti kehendak Tuhan dan tidak mengenal Tuhan dengan baik berarti belum hidup di dalam terang (walau sebaik apa pun orang tersebut secara moral umum).

Orang yang hidup di dalam terang adalah orang-orang yang berjalan sepikiran dan seperasaan dengan Tuhan. Orang yang hidup di dalam terang melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginan dan komando Tuhan.

Itulah sebabnya orang percaya harus memiliki pikiran dan perasaan Kristus. Tentu saja tindakan yang sesuai dengan kehendak Allah adalah perbuatan kasih sebab semua tindakan diluar kehendak dan komando-Nya bukan kasih sebaik apa pun perbuatan tersebut (hal ini khusus untuk umat Tuhan Perjanjian Baru).

Dengan demikian kita bisa mengerti mengapa Firman Tuhan mengatakan bahwa dalam Tuhan Yesus ada terang manusia, artinya hanya melalui Tuhan Yesus seseorang bisa mengerti kehendak Bapa dengan sempurna (Yoh. 1:4).
Hanya Tuhan Yesus yang mampu mengerti dan melakukan keinginan Bapa.

Dan Dia membawa orang percaya untuk memiliki kehidupan yang serupa. Amin Tuhan Yesus Memberkati. Truth-media.com

IMG_2058-0.JPG

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s