Standar Hidup yang Baru

Standar Hidup yang Baru.

Alkitab dalam setahun: Keluaran 4-6

Manusia yang tidak mencapai standar tatalaksana hidup seperti yang dikehendaki oleh Allah, adalah manusia yang dinilai gagal. Maksudnya manusia menjadi berkeadaan tidak menjadi seperti yang Allah Bapa kehendaki. Standar yang benar atau tepat seperti yang Allah kehendaki adalah kehidupan yang diperagakan oleh Tuhan Yesus.

Kehidupan Tuhan Yesus adalah kehidupan dalam ketaatan yang tidak bersyarat kepada Allah Bapa (Flp. 2:7-10), serta penghormatan yang sempurna dan kasih cintanya yang sangat mendalam kepada Allah Bapa tanpa batas. Kurang dari standar hidup tersebut, berarti manusia gagal menjadi corpus delicty.

Gagal menjadi corpus delicty maksudnya tidak bisa membuktikan bahwa iblis bersalah. Sebenarnya Iblis sebagai makhluk ciptaan dirancang juga untuk bersikap seperti yang Tuhan Yesus peragakan, tetapi Iblis memilih jalannya sendiri. Ia tidak bisa dihukum sebelum dibuktikan kesalahannya. Pembuktiannya adalah bila ada pribadi yang dapat menunjukkan bagaimana seharusnya makhluk ciptaan, hidup di hadapan Allah Bapa sebagai Penciptanya.

Manusia (Adam) yang seharusnya bisa membuktikan kesalahan iblis telah gagal, karena tidak menampilkan kehidupan yang Allah Bapa inginkan. Manusia gagal mencapai target tersebut. Kerusakan tersebut menempatkan manusia sebagai makhluk yang gagal memuaskan hati Bapa, walaupun manusia masih dapat memiliki moral yang baik tidak seperti hewan. Manusia dapat mengecewakan Allah karena tidak memuaskan keinginan-Nya, sehingga kehidupan yang dimiliki manusia menjadi tidak ideal.

Tatalaksana kehidupan yang dirancang Allah Bapa untuk dikenakan dalam hidup manusia hanya bisa dimengerti oleh orang-orang yang hidup pada jaman Perjanjian Baru, sebab Terang itu datang pada jaman penggenapan. Dalam Dia ada hidup, dan hidup itu terang manusia (Yoh. 1:4). Hidup di sini adalah tatalaksana kehidupan yang dikehendaki oleh Allah. Di dalam diri Tuhan Yesus ada tatalaksana kehidupan yang Allah Bapa kehendaki, dan Tuhan Yesus memperagakannya dengan sangat sempurna. Terang itu menunjuk tatalaksana kehidupan yang dikehendaki oleh Allah Bapa.

Berjalan atau hidup dalam terang artinya memahami tatalaksana kehidupan. Kehidupan bangsa Israel adalah peta kehidupan manusia pada umumnya yang belum mengenal terang. Tatalaksana kehidupan bukan pada kehidupan beragama seperti yang diterapkan bangsa Israel. Kalau tatalaksana kehidupan cukup dengan aturan agama, maka Tuhan Yesus tidak perlu datang sebagai Terang. Orang percaya dipanggil untuk memiliki kualitas hidup seperti yang Tuhan Yesus peragakan bukan berdasarkan tokoh saleh dalam Perjanjian Lama.

Tatalaksana hidup yang dirancang Allah Bapa hanya bisa dimengerti

oleh orang-orang yang hidup pada jaman Perjanjian Baru.

Good night all, Jesus Love You Always σηαλομ•

Advertisements

One thought on “Standar Hidup yang Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s